tentang aink

Ganteng sih engga, tapi tampan banget lho dan bisa lah jd masa depan Nuerdewi Setiawati Gandi Putri anak nya almarhum papah gandi dan mamah neyni atau ani :D ( cie papah mamah, kaya yg udh jd minantu hahhaha next ah) . tergila gila banget sama arsenal tapi lebih tergila gila sama si enur:D , hirup mah kumaha alloh lain kumaha urang. . . . . . . terkutuk buat seorang pembohong dan penghianat, anjing buat manusia yg suka menjilat ludah sendiri,mending jilat bibir pacar da *eh haha .

Jumat, 10 Desember 2010

KEMATIAN YANG INDAH

Aku melihat kematian begitu indah

Bulat pucat purnama di langit yang gelap

Memenuhi rongga langit yang temaram dengan aroma dupa mistik yang misterius

Aku melihat kematian begitu indah

Lembut mengalir bening, membelai batu gamping warna krem yang berserak di dasarnya

Menciptakan riam2 kecil Membuat laju sepotong daun kering yang hanyut terguncang dan tertahan-tahan.

Lalu dengan sayap lembutnya, mengepak empuk dan terbang ringan melayang hampa.

Di tengah gurun tandus dia berkelana menunjukkan jalan pada setiap langkah pengelana yang tersesat

Gurun yang hanya menyisakan udara panas dan angin kuat berdebu

Yang menjelmakan hasrat liar dengan dominasi pada hidup

Bahkan hingga hari ini aku masih melihat kematian begitu indah

Tanpa harus ada darah yang tumpah dan nadi yang terkoyak

Tanpa harus ada tubuh yang tergantung kaku diatas kusen berdebu

Kematian melayang perlahan dan hinggap di lubuk kalbu yang mulai enggan untuk berdetak secara teratur

Hanya tubuh yang diam terbaring tenang

Seperti tidur panjang yang nyenyak dengan mimpi indah tanpa akhir

Dan kini keindahan itu memelukku Menyergap lembut dari belakang dan mendekapku erat penuh hangat Seperti kekasih yang menumpahkan segala rasa rindu

Ada tangisan bahagia dan kecupan rasa suka Lalu kematian memasangkan kedua sayap mungilnya di belakang pundakku Memberikan padaku mahkota bercahaya Lingkaran bersinar yang melayang tepat diatas kepalaku

Aku seperti dewa matahari Seperti dewa matahari badanku melayang ringan dan bercahaya penuh kharisma

Memendar dalam dingin dan udara yang tak berasa apa-apa

Aku melihat kematian sebagai serpihan dari puzzle yang harus dirangkai satu-persatu untuk mendapatkan sebuah rupa yang utuh dan sempurna

Kematian maksimal Kebebasan sejati Dari rasa sakit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar